Tipe | WS-601 SS | WS-601 SH |
Bahan | Baja tahan karat | |
Rentang pengukuran | 0~240mm/jam, dapat bekerja 480mm/jam | |
Akurasi | ±≤2%(≤240mm/jam); ±≤3% (≤300mm/jam); | ±≤ 2% (≤240mm/jam); ±≤3% (≤300mm/jam); |
Resolusi | 0,2 mm | 0,5mm |
Diameter dalam | 200mm/8inci ±0,3% | |
Sudut tajam mata pisau | 40~45° | |
Perlindungan serangga | Jaring Baja Tahan Karat dengan Tepi | |
Keluaran | Pulsa Standar (Sakelar buluh, 5 pulsa/mm); RS485 opsional | Pulsa Standar (Sakelar Reed, 2 pulsa/mm); RS485 opsional |
Catu daya | Pulsa : MaksDC24V,100mA ; RS485: DC5V atau DC 7-24V | |
Kontrol Level | Waterpas bull's eye terpasang | |
Dasar | Baja tahan karat Diecast | |
Lubang pemasangan | Tiga dudukan | |
Kontrol pembuangan | Mekanisme aliran lurus | |
Suhu kerja | -20~80℃ | |
Kelembaban kerja | 0%~95%RH | |
Tinggi | 402,2 mm | |
Berat | 3,8 Kg | |
Ukuran Kemasan | 31*31*47cm | |
Perbandingan Fitur Utama
| Fitur | Pengukur Hujan Siphon | Pengukur Hujan Tipping Bucket |
|---|---|---|
| Metode Pengukuran | Mekanisme pelampung + siphon | Tipping mekanis + penghitungan elektronik |
| Keluaran Data | Analog (grafik kertas) | Digital (sinyal pulsa atau transmisi nirkabel) |
| Resolusi | 0,1 mm | 0,1 mm atau 0,2 mm |
| Rentang Intensitas Hujan | 0,01–4 mm/menit | ≤4 mm/menit (akurasi dapat hilang saat hujan lebat) |
| Perawatan | Membutuhkan penggantian grafik yang sering dan pemeriksaan siphon | Membutuhkan pembersihan dan kalibrasi berkala |
| Presipitasi Padat | Tidak cocok untuk salju/es | Membutuhkan pencairan untuk pengukuran salju |
| Otomatisasi | Terbatas (pengambilan data manual) | Tinggi (pemantauan jarak jauh waktu nyata) |
Prinsip Kerja
Pengukur Hujan Siphon:
Air hujan masuk melalui corong pengumpul dan mengalir ke ruang pelampung.
Pelampung naik seiring dengan ketinggian air, menggerakkan pena yang mencatat curah hujan pada drum berputar dengan grafik berbasis waktu.
Ketika air mencapai level yang ditentukan (misalnya, 10 mm), sebuah tabung siphon menguras ruang secara otomatis, mengatur ulang pelampung dan pena.
Pengukur Hujan Tipping Bucket:
Air hujan mengisi satu sisi ember kecil yang seimbang.
Setelah volume preset (misalnya, 0,1 mm atau 0,2 mm) tercapai, ember akan miring, memicu pulsa elektronik.
Jumlah kemiringan dikonversi menjadi kedalaman curah hujan, dengan data ditransmisikan secara digital.
Pengukur Hujan Sifon: Ideal untuk analisis curah hujan historis di stasiun meteorologi
Pengukur Hujan Tipping Bucket: Lebih disukai untuk sistem peringatan banjir, banjir umumnya merupakan periode singkat curah hujan lebat, dan pengukur hujan tipping bucket dengan resolusi 0,5 direkomendasikan.
pertanian, dan jaringan cuaca berbasis IoT.





